IAI Qomaruddin Gresik – Pandemi Covid-19 merupakan wabah yang sebelumnya tidak pernah diduga-duga, membuat tatanan kehidupan mengalami perubahan. Hal itulah yang dialami Institut Agama Islam Qomaruddin Gresik dalam menyelenggarakan Wisuda kali ini.

Menurut Ahmad Hadi selaku ketua panitia “Wisuda kali ini dilakukan secara ketat menerapkan protokoler kesehatan dan gaya hidup baru. Sesuai anjuran Satgas Covid-19 yang mana batas kapasitas ruangan adalah 50% dari total kapasitas sebenarnya dan prosesi acarnya dipercepat,” ujarnya, Kamis (3/12/20).

Hal senada juga diutarakan oleh Rokhmatul Ummah, salah satu wisudawan “Banyak aturan termasuk harus mematuhi protokol kesehatan dan ke mana-mana harus memakai face shield. Selain itu dilarang bergerombol sesama wisudawan. Keluarga juga susah kalau harus dijarak apalagi mau ambil dokumentasi,” jelasnya.

Sejalan dengan Afthon Huda Maulana, salah salah satu wisudawan. Ia mengatakan bahwa prosedur dari menjelang wisuda, hari pelaksana wisuda, dan pasca wisuda sangat ketat. Para panitia sangat menjaga kesterilan acara.

Pandemi membuat semua harus bertoleransi dengan kehidupan baru. Pada wisuda kali ini, dari beberapa survei lokasi, diputuskan Hotel Aston sebagai tempat wisuda. Hal itu tidak terlepas dari kapasitas ruangannya 3000 orang. Sedangkan pihak panitia mengundang kurang lebih 700 orang. Jadi memenuhi standar yang ditetapkan Satgas Covid-19, tidak boleh melebihi 50% dari kapasitas normal.

Rasa syukur diungkapkan Siti Rahmawati Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah. “Walau dengan segala peraturan yang ketat, para wisudawan tetap bersyukur bisa melakukan wisuda secara langsung, sebab tidak semua kampus berani mengadakan wisuda seperti itu,” syukurnya.

Acara tersebut  merupakan Wisuda angkatan ke XXVII. Mewisudakan Sarjana berjumlah 123 dan Magister berjumlah 59. Dengan total semua yang terlibat baik peserta, panitia maupun tamu undangan yakni kurang lebih 700 orang, acara dimulai pukul  pukul 13.00 dan selesai pukul 15.00 WIB.

Sumber : https://gresikpos.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *